me, my self and mine

Katanya, menulis itu merapikan kenangan.

Mari kita meramu kisah, Tuan, tentang bahagia yang dulu selalu menjadi milik kita. 

Adalah hujan; yang jadi saksi tiap-tiap pertemuan, yang hingga hari ini masih berputar dalam ingatan.
Adalah taman itu; yang menjadi satu-satunya tempat yang paling paham, yang paling mengerti bagaimana masing-masing keegoisan kita bisa teredam.
Adalah semesta yang paling tahu, betapa aku mencintaimu dari dulu

: bahkan hingga kini, Tuan, hingga tiada lagi kudengar namamu disebut. 

Tenanglah, tenanglah di keabadian. Tak mengapa jika waktu membuatmu begitu lekas dilupakan. Namun satu yang kau harus tahu, bahwa bagiku, Tuan, bagiku kau sungguh kekal.


Kau sungguh telah mengekal dalam ingatan.

Mari kita meramu kisah, Tuan, tentang bahagia yang dulu selalu menjadi milik kita.

Adalah hujan; yang jadi saksi tiap-tiap pertemuan, yang hingga hari ini masih berputar dalam ingatan.
Adalah taman itu; yang menjadi satu-satunya tempat yang paling paham, yang paling mengerti bagaimana masing-masing keegoisan kita bisa teredam.
Adalah semesta yang paling tahu, betapa aku mencintaimu dari dulu

: bahkan hingga kini, Tuan, hingga tiada lagi kudengar namamu disebut.

Tenanglah, tenanglah di keabadian. Tak mengapa jika waktu membuatmu begitu lekas dilupakan. Namun satu yang kau harus tahu, bahwa bagiku, Tuan, bagiku kau sungguh kekal.


Kau sungguh telah mengekal dalam ingatan.

Birthstone a.k.a. Batu Kelahiran kamu apa? :D


Kalo saya sih, Sapphire!
~~~\o/ – View on Path.

Birthstone a.k.a. Batu Kelahiran kamu apa? :D


Kalo saya sih, Sapphire!
~~~\o/ – View on Path.

1 Syawal 1435 H. 

Semoga terus Kaudekap kami dalam kasih sayangMu. Semoga Kau selalu sedia memaafkan, sebanyak apapun dosa-dosa kami. Maafkan kami, ya Allah…

Malam ini, di seluruh penjuru rumahMu, terdengar gema takbir yang terasa damai sekali saat mendengarnya. Terima kasih sebab selalu Kau berikan kedamaian itu dalam hati kami.

Kami mencintaiMu, Allah. Kami mencintaiMu; sungguh. 

#Eid #Mubarak

1 Syawal 1435 H.

Semoga terus Kaudekap kami dalam kasih sayangMu. Semoga Kau selalu sedia memaafkan, sebanyak apapun dosa-dosa kami. Maafkan kami, ya Allah…

Malam ini, di seluruh penjuru rumahMu, terdengar gema takbir yang terasa damai sekali saat mendengarnya. Terima kasih sebab selalu Kau berikan kedamaian itu dalam hati kami.

Kami mencintaiMu, Allah. Kami mencintaiMu; sungguh.

#Eid #Mubarak

Sampai jumpa, Kawan. Semoga, saat kita bertemu kembali, takdir bersedia memberi waktu yang lebih panjang untuk menguapkan semua rindu. – View on Path.

Sampai jumpa, Kawan. Semoga, saat kita bertemu kembali, takdir bersedia memberi waktu yang lebih panjang untuk menguapkan semua rindu. – View on Path.

Pada Akhirnya

Pada akhirnya, Tuan, saat kau masih terlihat di media sosial, meski tak sedikitpun kau ingin berkomunikasi denganku, maka rasanya tidak apa-apa. Setidaknya aku masih bisa meyakinkan diriku sendiri bahwa kau baik-baik saja.

Islam itu indah, kan? Betapa Tuhan selalu mengajarkan lewat rasul-Nya, melalui kitab-Nya, yang terbentang di seluruh semesta dan seisinya. Tapi kami, yang seringkali merasa sebagai umat paling sholeh, paling pintar, paling beriman, justru tak pernah sedikitpun merefleksikan keindahannya dalam diri kami. Maafkan kami, Allah. Maafkan kami. Betapa kami ini begitu dungu. – View on Path.

Islam itu indah, kan? Betapa Tuhan selalu mengajarkan lewat rasul-Nya, melalui kitab-Nya, yang terbentang di seluruh semesta dan seisinya. Tapi kami, yang seringkali merasa sebagai umat paling sholeh, paling pintar, paling beriman, justru tak pernah sedikitpun merefleksikan keindahannya dalam diri kami. Maafkan kami, Allah. Maafkan kami. Betapa kami ini begitu dungu. – View on Path.