me, my self and mine

Katanya, menulis itu merapikan kenangan.

Maaf… Maafkan aku yang mencintaimu dengan keras kepala.

Maaf… Maafkan aku yang mencintaimu dengan keras kepala.

Kau tak pernah menjadikanku pilihan, kan? Tidak yang utama, tidak pula yang kesekian…

Kau tak pernah menjadikanku pilihan, kan? Tidak yang utama, tidak pula yang kesekian…

Aku hanya ingin melihatmu, memastikan kau baik-baik saja.

Aku hanya ingin melihatmu, memastikan kau baik-baik saja.

SKENARIO TERBAIK

ulyauhirayra:

By: Tere Liye

Hal-hal seperti ini sering terjadi, kalian pasti sering mendengarnya, nah, saya tambahkan satu lagi koleksi cerita2 sederhana yang serupa. Saya dengar tadi pagi, dari yang mengisi pengajian di masjid dekat rumah.

Kita sebut saja namanya Mamang Amanah, pekerjaannya tukang becak….

Sungguh, rumus sederhana ini tidak akan pernah keliru……

Tampaknya kau sudah menepati janjimu dulu, ya? Bahwa kau akan tetap bahagia meski tak ada lagi kata ‘kita’. Tak apa.

Tampaknya kau sudah menepati janjimu dulu, ya? Bahwa kau akan tetap bahagia meski tak ada lagi kata ‘kita’. Tak apa.

Aku sempatkan menulusuri hingga ke sudut pikiranmu, tak pernah ada tentangku sedikit pun.

Aku sempatkan menulusuri hingga ke sudut pikiranmu, tak pernah ada tentangku sedikit pun.

Aku tak tahu apakah daun berbentuk hati itu bermakna ‘love’ atau ‘leave’.

Aku tak tahu apakah daun berbentuk hati itu bermakna ‘love’ atau ‘leave’.

… sebab kau selalu ada di ingatan, namun tiada di kenyataan.

… sebab kau selalu ada di ingatan, namun tiada di kenyataan.

Ada banyak hal yang ingin kuhapuskan dari ingatan. Kamu dan semua kenangan bersamamu menduduki peringkat pertama.

Ada banyak hal yang ingin kuhapuskan dari ingatan. Kamu dan semua kenangan bersamamu menduduki peringkat pertama.

Selalu ada masa seperti ini; ketika aku begitu takut kehilangan sesuatu… yang bahkan tak pernah jadi milikku.

Selalu ada masa seperti ini; ketika aku begitu takut kehilangan sesuatu… yang bahkan tak pernah jadi milikku.

Silakan pergi, kini. Semoga saat kau kembali nanti, kau bisa mencintaiku tanpa ragu lagi.

Silakan pergi, kini. Semoga saat kau kembali nanti, kau bisa mencintaiku tanpa ragu lagi.